-->

ANAK SULIT BERSOSIALISASI? JANGAN KHAWATIR! SOLUSINYA ADA DISINI

Solusi Anak Sulit Bersosialisasi

Buat para orangtua bijak, memantau dan mendukung perkembangan fisik dan mental anak adalah sebuah keharusan. Meskipun ayah dan bunda sibuk mencari penghasilan tapi anak tetaplah prioritas. Mayoritas orangtua beranggapan bahwa anak akan sukses bila nilai akademiknya sangat baik. Memang benar, tapi kalau anak sulit bersosialisasi, anak akan bermasalah ketika dewasa. Sebelum anak menginjak usia remaja setidaknya ayah dan bunda sudah memastikan bahwa si buah hati tidak mengalami kondisi ini. Sebelum menyodorkan solusi, mari cek diri anak, apakah dia sulit bersosialisasi.

Apakah anak sering bertanya kepada anda?
Rasa ingin tahu anak memang tinggi, sehingga sering kali berbagai pertanyaan terlontar dari mulutnya. Walaupun terkadang cukup mengganggu bagi orangtua yang super sibuk, tapi inilah tanda bahwa anak terbuka dan percaya pada orang tua. Anak terbiasa berkomunikasi dengan orangtua, akan terbiasa juga berkomunikasi di luar keluarga. Akan berbahaya jika anak malas dan enggan bertanya pada ayah dan bunda, bisa – bisa anda tidak sadar bahwa anak lebih percaya dan nyaman ke orang lain.
Apakah anak mampu mengungkapkan perasaannya?
Mengekspresikan emosi bahagia, sedih, marah, kecewa, takut, tertarik dan lain – lain menunjukkan bahwa keadaan mental anak baik. Dengan kemampuan menunjukkan perasaannya, orang – orang di sekitarnya akan lebih mudah memahami anak. Bila anak tidak terbiasa menunjukkan perasaannya, ada kemungkinan anak anda kurang percaya diri. Dalam keadaan sulit mengekspresikan emosi, komunikasi dengan orangtua, guru, teman akan menjadi hambar dan kaku. Akhirnya anak akan semakin tertekan dan membatasi diri untuk berbicara.

Bagaimana pertemanan anak?
Berapa banyak teman yang dimiliki anak? Banyak, sedikit atau tidak ada sama sekali? Teman menjadi tempat bagi anak belajar bekerja sama, menuangkan gagasan dan berbagi. Pada umumnya anak senang bermain dengan teman – teman sebayanya. Namun, bila anak jarang bermain, mungkin anak anda kesulitan menjalin komunikasi dengan teman – teman seusianya.
Apakah anak anda dan antusias jika bepergian ke tempat ramai?
Anak yang merasa senang dan nyaman berada di tempat yang ramai berarti anak anda berani dan percaya diri. Sebaliknya, anak yang enggan, takut bahkan harus dipaksa bila ingin pergi ke tempat ramai, anda patut khawatir. Bagaimana anak mampu berbicara di depan banyak orang, jika hanya berada di tengah keramaian saja sudah cemas dan gelisah?

Setelah mengecek poin – poin diatas, berikut solusi yang pas untuk membantu anak agar bisa bersosialisasi dengan baik di lingkungan tempat tinggal, sekolah dan tempat umum lainnya.

Tunjukkan ekspresi dengan porsi yang pas
Segalanya berawal dari rumah, perasaan nyaman bahagia yang anak bawa ke luar pasti diperolehnya dari rumah. Saat anda berkomunikasi dengan anak, tunjukkanlah raut wajah anda yang melambangkan perasaan anda. Sebisa mungkin perbanyaklah tersenyum kepada anak. Kalaupun anda harus marah, jangan sampai emosi anda berlebihan. Dan yang paling penting bagi ayah dan bunda, berdiskusilah dengan sehat dalam rumah tangga. Apapun masalah ayah bunda, selesaikan dengan bermusyawarah tanpa kata – kata makian dan kekerasan.

Jaga harga diri anak di depan orang lain
Tanpa disadari beberapa orangtua mengungkapkan kekurangan anak kepada para tetangga di hadapan anak. Kalau anak anda pemalu, ini akan sangat menyakitkan baginya. Orang tua harusnya membicarakan kekurangan anak hanya dengan si anak agar dia berubah dan bukan dengan tetangga. Akibat buruknya, tetangga anda akan menyindir anak anda hingga anak anda tidak mau berbicara karena hal ini. Apapun kesalahan dan kekurangan anak bahaslah di rumah dengan si anak sehingga dia tidak terbebani berkomunikasi dengan orang lain.

Hargai buah pikiran anak
Setiap anak adalah unik dengan segala kelebihan dan kekurangannya masing – masing. Isi pikiran anak tentu berbeda dengan isi pikiran anda sebagai orang dewasa. Hargailah pendapat anak, selera anak, hobi anak. Biarkan anak bebas berekspresi; tertawa, tersenyum, bersorak dengan caranya sendiri. Biarkan anak memilih barang – barang kesukaannya selama itu tidak berbahaya. Dengan anda menghargainya, anak pun menjadi percaya diri dan ia akhirnya bisa menghargai anda, para tetangga, guru – guru dan teman – temannya.

Ajak anak tampil di muka umum
Sejak dini, ajak anak anda ikut lomba, kompetisi, kursus atau acara yang diselenggarakan untuk anak – anak lainnya. Ini untuk membiasakan anak menikmati keramaian sekaligus mengasah bakatnya. Jangan paksa anak harus meraih juara, karena yang lebih penting adalah anak menikmati acara tersebut. Setelah beberapa kali ikut acara – acara demikian, anak akan memiliki teman – teman baru, bakatnya tersalurkan dan wawasannya pun bertambah.

Ajak anak terlibat di sekolah
Anak yang terbiasa berbicara dengan adik kelas, kakak kelas dan guru akan lebih mahir berkomunikasi. Ia tahu bagaimana menempatkan diri, memilih kata – kata yang sesuai, bersikap ramah dan peduli. Kalau masih sd, anak bisa diarahkan agar mau mengajukan diri jadi ketua kelas, sekretaris ataupun bendahara. Koordinasi orang tua dengan guru pun perlu dilakukan sehingga guru bisa memantau dan mendukung anak anda di sekolahnya.

Seringlah berdiskusi dengan anak
Jangan biarkan anak anda diam di rumah dan hanya mendengarkan anda berceramah. Sering – seringlah ajak anak anda berdiskusi tentang topik – topik ringan. Beberapa topik seperti; pembagian tugas di rumah, menyusun perabotan di kamar anak, menyusun menu makan tiap hari, mengatur tanaman di pekarangan rumah, mengatur hiasan di dinding. Tidak ketinggalan, membicarakan tentang sekolahnya, Kursus apa yang sekiranya ingin ia ikuti, lalu  cita – citanya. Anak akan senang bila dilibatkan dalam mengambil keputusan.


Anak yang mudah bersosialisasi akan lebih mudah diterima di masyarakat. Ketika anak diterima baik di masyarakat, dia akan mudah belajar tentang kehidupan dan lebih bahagia tentunya. Sebagai orang tua yang peduli dengan anak, tidak ada salahnya anda mulai memantau anak sehingga kekurangan anak masih bisa diperbaiki sedini mungkin dan tidak akan berdampak buruk bagi masa depannya. Salam dari saya untuk para pembaca, semoga tercerahkan.

0 Response to "ANAK SULIT BERSOSIALISASI? JANGAN KHAWATIR! SOLUSINYA ADA DISINI"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel