-->

MENJADI REMAJA YANG PEDULI MASA DEPAN

Remaja Peduli Masa Depan


Masa remaja, masa yang paling menyenangkan dan paling membingungkan. Menyenangkan melihat tubuhmu makin tinggi, sekaligus membingungkan dengan emosi yang kadang tak terkendali. Masa remaja, masa pembentukan gambaran diri atau istilah kerennya pencarian jati diri. Beruntung jika sebagian remaja punya orangtua yang peduli dengan mereka. Sementara sebagian remaja tak bisa curhat ke orangtua karna orangtua sibuk. Supaya kamu bisa membentuk dirimu sendiri terlepas apapun mimpimu, perhatikan beberapa hal berikut agar kamu gak tersesat di masa remajamu.


1. Kenali kelebihan dan kekuranganmu
Kamu harus mengenal siapa dirimu agar kamu tahu bagaimana mengelola dan mengendalikan dirimu. Lihatlah tubuhmu di cermin, perhatikan tubuhmu. Bagaimanapun keadaan tubuhmu saat ini, jika masih mungkin untuk diperbaiki, silahkan diperbaiki. Jika tidak mungkin diubah jangan paksakan dirimu mengubahnya. Jangan hanya terpaku pada tubuhmu, kamu masih punya hal lain yang lebih penting, kepribadian, bakat dan kemampuan berpikir. Bagaimana kepribadianmu? Kamu bisa membentuk kepribadianmu, bersifat ramah, percaya diri, tekun, rendah hati dan sifat baik lainnya. Di samping sifat – sifat baik yang kamu miliki, pasti kamu punya sifat buruk di dalam dirimu. Coba untuk jujur pada dirimu sendiri, apa saja sifat burukmu. Tak perlu gengsi mengakuinya, setiap orang pasti punya sifat buruk. Setelah kamu mengetahuinya, pikirkan apakah sifat burukmu mengganggu orang di sekitarmu, menghambat kemajuan dirimu. Lalu mengenai bakat, apa sih bakat terpendam yang ada dalam dirimu. Siapa tahu bakatmu bisa membuatmu sukses. Who knows??? Agar kamu tahu bakatmu, beranikan dirimu mencoba hal – hal baru selama itu tidak buruk kamu bebas mencobanya. Yang terakhir, kemampuan berpikir. Jika kamu rasa kamu sulit untuk memahami kehidupan. Mulailah dari pertanyaan – pertanyaan sederhana seperti; apa tujuan hidupmu, apa yang ingin kamu raih dalam hidupmu, apa yang harus kamu lakukan agar keinginanmu tercapai dan apa yang bisa kamu berikan pada lingkunganmu. Tak mungkin kamu sebagai manusia sama seperti tanaman yang tumbuh, besar, dipanen dan selesai. Kamu sebagai manusia lebih bebas untuk melakukan berbagai hal yang berguna dan bermanfaat untuk dirimu dan lingkunganmu. Pelajari seluk beluk dirimu dan kehidupanmu.

2. Terima keadaan dirimu
Setelah kamu tahu kondisi fisikmu, sifat – sifat yang ada pada dirimu, bakatmu, cara berpikirmu. Terima bahwa itulah dirimu. Menerima bukan berarti kamu biarkan dirimu begitu saja. Menerima dalam artian tidak merasa rendah diri dengan keadaanmu. Tapi kamu mencintai dirimu sepenuhnya dan berusaha memperbaiki apa yang perlu diperbaiki dalam dirimu. Apabila ada orang yang menolak kehadiranmu karna fisikmu, jangan memaksa dirimu terus meluluhkan hatinya. Kamu berharga bagimu dan tak ada yang pantas merendahkanmu. Jika ada orang yang menghina fisikmu, ingat bahwa mereka tidak lebih baik darimu. Mungkin fisik dia lebih menarik, tapi hidupnya berantakkan. Apa yang kamu miliki tak perlu kamu bandingkan dengan yang dia miliki. Setiap manusia punya takaran hidupnya masing – masing. Apa yang tampak sempurna di luar belum tentu sempurna juga di dalamnya. 

3. Kembangkan kelebihanmu
Kelebihanmu adalah asetmu. Kelebihan yang kamu miliki yang akan mengantar kamu menaiki anak tangga keberhasilanmu. Catat apa saja kelebihanmu, pikirkan bagaimana kamu memanfaatkan kelebihanmu untuk kehidupanmu. Tingkatkan terus dan pertahankan kelebihan yang kamu miliki. Pergunakan kelebihanmu untuk mempermudah kehidupanmu. Dibutukan waktu yang panjang dan usaha yang keras untuk mengasah bakatmu dan mengembangkan kelebihanmu. Fokuslah pada satu bakat dahulu, setelah mahir kamu bisa mengasah bakatmu yang lain. Bukalah dirimu menerima saran – saran orang yang membangun untuk dirimu. Kamu tak mungkin berjuang sendirian. Kamu tetap butuh bimbingan orang dewasa yang bisa dipercaya. Dan saat ada kesempatan untuk menampilkan bakatmu, tampilkan bakatmu. Jangan ragu atau malu bila kamu tidak mendapat pujian atau malah dicibir. Susah dan senang akan selalu berimbang dalam kehidupan siapapun. Saat ini kamu dapat susahnya, nanti kamu nikmati bahagiamu. Jangan anggap dirimu sudah diatas segalanya, tetap sadari bahwa banyak orang – orang yang juga berjuang untuk berhasil. Bergaulah dengan orang – orang yang juga berusaha mengejar mimpinya agar kamu tak cepat berpuas diri.

4. Kikis kekuranganmu
Wajar setiap manusia memiliki kekurangan. Tapi jika kekurangan itu bisa dikerdilkan, pasti akan membawa kebaikan dan kemudahan di hidupmu. Catat apa saja kekuranganmu, dari segi fisik dan mental. Jika tubuhmu kurang tinggi dan kamu masih bisa memperbaikinya, silahkan berolahraga agar postur badanmu semakin ideal. Jika kamu punya penyakit kulit, rawatlah dirimu. Jika badanmu terlalu kurus, cukupkan makanmu dan kurangi jajan. Jika kamu terlalu gemuk, berolahraga dan perbaiki pola makan. Di sisi mental, jika kamu seorang yang pemarah. Pikirkan dampaknya bagi kesehatanmu, raut wajahmu, dan kejiwaanmu. Kelola rasa marahmu agar tidak merusak suasana hatimu, mengacaukan kehidupanmu. Gak mau kan kamu sampai rugi karna rasa marah yang tidak terarah, merusak barang, melukai diri sendiri, melukai orang lain atau bahkan masuk penjara. Lakukan hobimu, nikmati udara segar di waktu subuh, hiduplah teratur agar emosimu bisa stabil. Tak perlu memperebutkan hal yang sepele, sementara hal yang penting kamu abaikan.

5. Fokus pada dirimu
Kehidupan akan selalu ramai dengan orang – orang yang berlomba – lomba memamerkan apa yang dimiliki, mencari perhatian khayalak umum untuk mendapat pujian, mencari panggung agar diberi jabatan atau posisi penting. Ditambah lagi dengan kemunculan artis – artis baru, tokoh – tokoh politi muda, pebisnis muda yang sukses dan lain sebagainya. Tak ada yang melarang jika kamu mengidolakan seorang publik figur. Cukup idolamu kamu jadikan pemicu semangatmu untuk menjalani kehidupanmu. Ambilah pola pikir sehat yang ada pada idolamu. Tapi jangan sampai kamu paksakan dirimu harus jadi seperti idolamu. Kamu dan idolamu adalah dua manusia yang berbeda. Kamu gak mau kan kamu hanya jadi imitasi, tiruan atau jiplakan idolamu. Idolamu sukses di bidangnya dan kamu pun bisa sukses di bidangmu sendiri. Tulis mimpimu dan cita – citamu di hatimu dengan niat untuk kebaikan dirimu dan kebahagiaan orangtuamu. Dengarkan kata hatimu, agar kamu tidak tersesat dengan banyaknya suara – suara di hadapanmu. Apa yang jadi pusat perhatianmu sekarang adalah dirimu. Tak perlu kamu telusuri hidup orang lain, tokoh idolamu, pembencimu. Itu hanya menyia – nyiakan masa mudamu. Apa yang mengisi pikiranmu hari ini akan menuntunmu merangkai masa depan yang cerah.

Remaja di tengah – tengah kerumunan orang – orang dewasa harus mempersiapkan diri agar saat dewasa ia bisa menikmati hasil usahanya selagi muda. Jika gambaran dirimu belum terbentuk dengan baik, kamu akan mendapati kekacauan dalam hidupmu, kamu terombang – ambing, bingung dan terseret arus yang tidak cocok denganmu. Akhirnya kamu sulit membahagiakan dirimu, orangtuamu dan orang – orang yang kamu sayangi. Setelah kamu membentuk gambaran diri yang benar, masa depan yang mapan, bahagia dan sejahtera akan kamu peroleh.

0 Response to "MENJADI REMAJA YANG PEDULI MASA DEPAN"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel