-->

YAKIN SUDAH SIAP MENIKAH? PIKIR DULU 7 HAL PENTING INI

7 hal penting sebelum menikah

Pacaran yang serius bertujuan untuk mengenal pribadi calon pasangan hidup dan mengetahui apakah dirimu akan bisa menjalani kehidupan rumah tangga bersamanya kelak. Pada masa pacaran, kamu dan dia belum tahu apa yang akan terjadi pada masa yang akan datang. Bukan bermaksud menakut – nakuti, tetapi persiapan diri sebelum menikah akan mempermudah kamu dan dia menjalani kehidupan di rumah tangga kalian kelak. 



1. Pengelolaan Ekonomi
Ekonomi menjadi hal yang pertama kali diperhatikan. Sebagian besar pertengkaran di keluarga dipicu dengan masalah ekonomi. Keterbukaan di masa sebelum pernikahan akan sangat memperkuat kestabilan rumah tangga. Kedua belah pihak harus berterus terang tentang penghasilan, hutang (jika ada), cara mengelola uang (kedua pihak pasti berbeda). Setelah tahu tentang keuangan masing – masing, maka diskusikanlah tentang perencanaan pengelolaan keuangan sebelum menikah. Pastikan kesepakatan yang dibuat baik untuk kedua belah pihak.

2. Kematangan Mental
Sudah siapkah kamu menghadapi watak calon pasanganmu? Kenali karakter dari diri kamu dan calon pasangan hidup kamu. Lihat bagaimana jika pasangan kamu sedang bahagia, marah, sedih, takut, panik, benci, jijik, dll. Saat kamu mengamati reaksi pacar di situasi yang berbeda, apakah kamu merasa aman dan nyaman. Apakah reaksi yang ditunjukkan pacar kamu masih dengan kadar yang normal? Jika reaksi verbal and fisik yang dia tunjukkan masih wajar dan kamu merasa nyaman (tidak tertekan & terbebani), artinya dia sudah mampu mengelola emosi dengan baik. Demikian halnya juga dengan dirimu, apakah dia merasa nyaman melihat reaksi kamu saat bahagia, marah, sedih, takut, panik, benci, jijik, dll. Jika dia tidak pernah mengeluh tentang sifat kamu, keluarganya dan sahabatnya pun merasa nyaman dengan keberadaanmu, maka kamu juga telah mampu mengelola emosi dengan baik. Artinya kamu dan dia tidak lagi labil dan sudah mampu untuk menjalin hubungan batin yang kuat.

3. Kemampuan Menghadapi Masalah
Selama kalian menjalin hubungan pacaran, bagaimana kekompakan kalian menyelesaikan permasalahan yang datang silih berganti. Apakah masalah yang menghampiri kalian terselesaikan dengan cepat dan tuntas? Atau… kalian sering membiarkan masalah berlarut – larut dan jika sudah teratasi pun, ternyata tidak tuntas. Kalau kalian masih sering ribut dan menyalahkan satu sama lain, sebaiknya kalian memperbaiki diri bersama sebelum menikah. Karena masalah yang akan timbul saat kalian telah menikah itu lebih berdampak pada diri kalian, keluarga besar dan anak – anak. Jangan sampai perceraian terjadi hanya karena kalian tidak bisa mencari solusi masalah dalam rumah tangga nantinya.

4. Menyesuaikan Prinsip Hidup
Setiap manusia pasti punya prinsip hidup masing – masing. Prinsip hidup ini adalah pedoman kalian dalam menjalani kehidupan agar hidup terarah, bahagia dan sejahtera. Ajaklah pacar untuk saling memberi tahu prinsip hidup masing – masing agar tidak kaget dan tidak bertentangan saat telah membangun rumah tangga. Cobalah untuk saling menyesuaikan prinsip hidup agar tidak berbenturan dengan setiap keputusan yang diambil dalam rumah tangga.

5. Menyesuaikan Diri dengan Lingkungan Sosial Pacar
Dua insan manusia yang memutuskan menjalin komitmen dalam pernikahan, wajib mampu hidup berdampingan dengan keluarga besar, sahabat dan teman kerja pasangan. Cobalah untuk berbincang – bincang ringan dengan lingkungan sosial pacar kamu, supaya kamu nyaman dan akrab dengan mereka. Apabila kamu mendapati sikap beberapa orang yang kurang menyenangkan bisa kamu sampaikan melalui diskusi dengan pacar kamu agar mendapat solusi paling aman menghadapi sikap mereka yang kurang suka dengan keberadaan kamu.

6. Kelebihan dan Kekurangan
Menunjukkan semua kelebihan dan kekurangan masing – masing di masa pacaran memang merupakan keharusan. Menjadi diri sendiri dan berterus terang akan mempermudah pacar untuk menilai diri kamu dan menentukan untuk keseriusan membuat komitmen. Memperlihatan kelebihan dan kekurangan juga menumbuhkan sikap menerima satu sama lain. Jika ada rasa iri melihat kelebihan pacarmu atau dia yang iri dengan kamu, sebaiknya perbaikki diri dahulu.

7. Memahami Tujuan dan Peran dalam Pernikahan
Menikah tanpa tujuan jelas dapat menimbulkan kekacauan di kemudian hari. Jangan sampai punya niat menikah hanya karena dipaksa orangtua atau malu sama teman – teman yang sudah berumah tangga. Tanya hatimu apa yang ingin kamu dapat dari sebuah pernikahan. Mantapkan hatimu jika tujuanmu jelas dan niatmu baik. Lebih lanjut pelajari peran sebagai suami / istri dan orangtua. Sebagian pasangan menikah kaget dengan keadaan yang baru mereka hadapi. Mereka terlalu sibuk dengan urusan sendiri padahal sudah punya suami / istri dan anak. Akibat dari tidak memahami peran tersebut terjadilah ke – tidak – harmonisan, ketertutupan antar anggota keluarga dan anak – anak yang tidak terarah.

Menikah bukan tujuan akhir dalam kehidupan tapi menikah adalah kewajiban sebagai manusia untuk menjaga dan melestarikan kehidupan di bumi. Ambilah waktu hening sejenak untuk merenungi makna pernikahan, pertimbangkan beberapa hal penting agar benar – benar siap untuk menikah. Semoga artikel ini memberi manfaat dan kehidupan pernikahanmu dipenuhi kebahagian, kemakmuran serta kesejahteraan. Salam hangat dari penulis.

0 Response to "YAKIN SUDAH SIAP MENIKAH? PIKIR DULU 7 HAL PENTING INI"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel